Piala Dunia

Pesta Gol di Houston: Jerman Gilas CuraƧao 7-1, Havertz dan Undav Jadi Bintang

šŸ“… 14 Juni 2026 Ā· āœļø Redaksi 2Babak
Pesta Gol di Houston: Jerman Gilas CuraƧao 7-1, Havertz dan Undav Jadi Bintang

Mesin gol Jerman langsung panas sejak menit pertama saat menghadapi CuraƧao di laga pembuka Grup Stage Piala Dunia 2026. Di NRG Stadium, Houston, pasukan Julian Nagelsmann melumat tim asuhan Dick Advocaat dengan skor telak 7-1. Sebuah pernyataan tegas dari Der Panzer di panggung paling bergengsi.

Mengandalkan formasi 4-2-3-1, Jerman tak butuh waktu lama untuk membuka keran gol. Baru enam menit berjalan, Florian Wirtz menyodorkan umpan manis yang diselesaikan dengan dingin oleh Felix Nmecha. CuraƧao, yang tampil berani dengan skema menyerang 4-3-1-2, sempat memberikan kejutan. Pada menit ke-21, Livano Comenencia menyamakan kedudukan dan sejenak menumbuhkan asa para pendukung Karibia.

Namun perlawanan itu tak bertahan lama. Keunggulan penguasaan bola yang mencapai 65 persen membuat Jerman terus menggempur. Menit ke-38, Nico Schlotterbeck naik membantu serangan dan menyambar umpan Nnamdi Brown untuk membawa Jerman kembali memimpin. Tepat di pengujung babak pertama yang molor lima menit, Kai Havertz dengan tenang menaklukkan kiper dari titik putih, memperlebar jarak menjadi 3-1.

Babak kedua nyaris menjadi mimpi buruk bagi CuraƧao. Belum genap dua menit setelah turun minum, Jamal Musiala melengkapi pesta lewat finishing apik memanfaatkan umpan visioner Joshua Kimmich. Advocaat sebenarnya sudah mencoba menambal pertahanannya dengan memasukkan Juninho Antonisse menggantikan Sherel Hansen di awal babak kedua, tetapi tembok itu tetap rapuh.

Nagelsmann lalu memutar roda rotasi. Deniz Undav masuk menggantikan Musiala pada menit ke-64, dan langsung memberi dampak instan. Empat menit kemudian, Undav menjadi kreator gol keenam—umpannya dituntaskan Nnamdi Brown menjadi 5-1. Sang pemain pengganti belum berhenti. Menit ke-78, giliran Undav sendiri yang mencatatkan namanya di papan skor, kembali dari assist Kimmich yang malam itu tampil sebagai dirigen lini tengah.

Gelombang pergantian besar-besaran pada menit ke-73, dengan masuknya Antonio Rüdiger, Leon Goretzka, dan David Raum, sama sekali tak mengendurkan dominasi. Justru pesta ditutup manis oleh Havertz pada menit ke-88. Lagi-lagi Undav menjadi penyuplai, melengkapi malam gemilangnya dengan satu gol dan dua assist, sekaligus mengantar Havertz mencetak brace dan menetapkan skor akhir 7-1.

Statistik menggambarkan betapa timpangnya laga ini. Jerman melepaskan 26 tembakan dengan 12 di antaranya tepat sasaran, sementara CuraƧao hanya mampu membalas dengan delapan percobaan dan dua yang mengarah ke gawang. Delapan sepak pojok berbanding satu juga menegaskan siapa yang memegang kendali sepanjang 90 menit.

Menariknya, meski mencatat 18 pelanggaran, Jerman sama sekali tak terganggu dengan kartu—wasit tidak mengeluarkan satu pun kartu kuning maupun merah sepanjang pertandingan, sebuah laga yang berjalan keras namun tetap sportif.

Kemenangan telak ini langsung menempatkan Jerman di puncak grup dengan modal kepercayaan diri besar. Bagi CuraƧao, gol cantik Comenencia menjadi satu-satunya hiburan sebelum mereka harus berbenah cepat menatap laga-laga berikutnya.

← Kembali ke daftar berita

Berita Lainnya