Cerezo Boleh Ngotot, Tapi Alvarez Sudah Kabur Secara Mental dari Atletico
Kalau kalian percaya presiden klub yang bersumpah bintangnya tidak akan dijual, kami punya jembatan di Madrid untuk dijual ke kalian. Enrique Cerezo baru saja memainkan lagu klasik para presiden yang sedang kalah posisi tawar, dan menurut kami itu justru sinyal bahwa Atletico tahu mereka sedang terpojok.
Faktanya singkat saja: Cerezo menegaskan Atletico tidak akan menjual Julian Alvarez musim panas ini meski Barcelona menggoda keras. ESPN mengutip Cerezo yang menyindir bahwa Joan Laporta tahu betul di mana Alvarez akan bermain musim depan. Laporta sendiri mengakui sudah melempar tawaran besar, sekitar 100 juta euro, yang berlaku terbatas. Sampai di sini fakta pemicunya. Sisanya, izinkan kami bersikap.
Ini bukan soal mau atau tidak, ini soal harga
Ketika seorang pemain secara terbuka minta pergi di tengah Piala Dunia, ketika kabarnya Simeone sudah muak dengan sikapnya, dan ketika presiden harus tampil ke media untuk meyakinkan publik, itu bukan tanda kekuatan. Itu tanda panik. Klub yang benar-benar aman tidak perlu berpidato. Mereka cukup diam dan menaikkan harga.
Menurut kami, Cerezo sedang bermain poker dengan kartu jelek. Menahan pemain yang mentalnya sudah di Camp Nou adalah resep untuk musim yang beracun. Kita sudah melihat film ini berkali-kali: pemain bertahan dengan setengah hati, performa anjlok, harga jual jatuh setahun kemudian. Atletico punya klausul rilis 500 juta euro di atas kertas, tapi angka fantasi itu tidak akan pernah menyelamatkan mereka kalau pemainnya sudah menyerah secara emosional.
Yang orang lain lewatkan: gengsi antar-rival La Liga adalah biang keladi sebenarnya. Atletico lebih rela menjual ke Arsenal ketimbang ke Barcelona, karena Gunners bukan saingan di liga. Ini keputusan politik, bukan sepak bola. Dan di situlah kami menilai Atletico salah langkah. Menolak menjual ke rival demi harga diri, sambil menahan pemain yang tidak bahagia, adalah cara tercepat untuk kehilangan uang dan pemain sekaligus.
Prediksi kami: Alvarez tetap pergi sebelum jendela transfer tutup. Entah ke Barcelona dengan harga yang bikin Laporta pusing, atau ke Arsenal kalau ego Metropolitano menang. Yang jelas, pidato Cerezo hari ini akan terlihat konyol pada bulan September. Pantau terus bursa lewat halaman berita kami. Kabar ini dirangkum dari laporan ESPN dan Mundo Deportivo; foto oleh Getty Images.





๐ฌ Komentar (0)