Piala Dunia

Kane Borong Gol, England Pesta Tujuh Gol Hadang Perlawanan Berani Croatia

๐Ÿ“… 17 Juni 2026 ยท โœ๏ธ Redaksi 2Babak
Kane Borong Gol, England Pesta Tujuh Gol Hadang Perlawanan Berani Croatia

Drama enam gol mewarnai laga pembuka grup di AT&T Stadium, ketika England akhirnya menundukkan Croatia dengan skor 4-2. Pertandingan ini bukan sekadar kemenangan, melainkan pertarungan tempo tinggi yang memaksa kedua tim saling membalas hingga babak kedua.

Thomas Tuchel menurunkan skema 4-2-3-1 dengan Harry Kane sebagai ujung tombak tunggal yang disokong Jude Bellingham di belakangnya. Sementara Zlatko Dalic mempercayakan formasi 3-4-2-1, mengandalkan kreativitas Luka Modric dan Petar Sucic untuk mengalirkan bola ke lini depan.

England langsung tancap gas dan memimpin pada menit ke-12. Tekanan di kotak penalti Croatia berbuah hadiah penalti, dan Kane dengan tenang menaklukkan kiper untuk membuka keunggulan. Namun Croatia tak gentar. Pada menit ke-36, Sucic membaca ruang dengan cermat dan menyodorkan umpan matang kepada Martin Baturina, yang menuntaskannya dengan dingin untuk menyamakan kedudukan.

Keunggulan England kembali hadir tujuh menit berselang. Declan Rice menjadi otak serangan dengan kiriman bola presisi yang dimanfaatkan Kane untuk mencetak gol keduanya pada menit ke-42. Tepuk tangan suporter The Three Lions belum reda ketika Croatia menampar mereka di masa tambahan babak pertama. Ivan Perisic mengirim umpan manis dari sisi kiri, dan Petar Musa menyambarnya pada menit ke-45+5 untuk membawa skor 2-2 ke ruang ganti.

Babak kedua baru berjalan dua menit, England sudah kembali memimpin. Elliot Anderson menyajikan assist berkelas yang diselesaikan Bellingham pada menit ke-47, sebuah gol cepat yang memukul mental anak-anak asuh Dalic.

Menyadari timnya tertinggal, Dalic melakukan perombakan besar. Mateo Kovacic masuk menggantikan sang legenda Modric pada menit ke-58, disusul gelombang pergantian ganda di menit ke-66 saat Mario Pasalic dan Igor Matanovic menggantikan Luka Vuskovic dan Petar Musa. Croatia berupaya mengubah ritme, namun lini serang mereka kesulitan menembus pertahanan yang semakin rapat.

Tuchel pun tak tinggal diam. Pada menit ke-72 ia melakukan tiga perubahan sekaligus: Marcus Rashford, Bukayo Saka, dan Morgan Rogers masuk menggantikan Anthony Gordon, Noni Madueke, serta Declan Rice. Suntikan tenaga segar ini terbukti menentukan. Pada menit ke-85, kerja sama apik berbuah gol pamungkas ketika Saka melepas umpan terukur dan Rashford menuntaskannya untuk memastikan kemenangan 4-2.

Dalic sempat menambah amunisi lewat Nikola Vlasic dan Andrej Kramaric, sementara Tuchel menjaga keseimbangan dengan memasukkan Djed Spence dan Marc Guehi di menit-menit akhir untuk mengamankan hasil.

Statistik mempertegas dominasi England. Penguasaan bola memang nyaris berimbang, 52 persen berbanding 48 persen, namun perbedaan tajam terlihat pada produktivitas serangan. England melepaskan 21 tembakan dengan 11 di antaranya tepat sasaran, jauh melampaui Croatia yang hanya membukukan 8 percobaan dengan 5 mengarah ke gawang. Delapan sepak pojok England berbanding satu milik Croatia juga menunjukkan betapa seringnya The Three Lions menggempur pertahanan lawan.

Menariknya, laga sengit ini berlangsung tanpa satu pun kartu, meski Croatia membukukan 11 pelanggaran berbanding 9 milik England. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi pasukan Tuchel mengawali petualangan Piala Dunia 2026, sementara Croatia harus segera bangkit demi menjaga asa lolos dari fase grup.

Reaksimu:

๐Ÿ’ฌ Komentar (0)

โ† Kembali ke daftar berita

Berita Lainnya

๐Ÿ”ฎPrediksi Skor