Bellingham Dua Kali Menikam, England Patahkan Perlawanan Norway di Miami
Norway 1-2 England
Norway 1-2 England
Drama panjang tersaji di Hard Rock Stadium, Miami, ketika England harus bekerja keras hingga jantung berdebar untuk memastikan tiket semifinal Piala Dunia 2026. The Three Lions menang 2-1 atas Norway, dengan Jude Bellingham tampil sebagai sosok yang paling menentukan lewat dua golnya.
Norway yang diracik Stale Solbakken dalam pola 4-3-3 justru tampil lebih berani di paruh awal. Kombinasi lini tengah yang dikomandoi Martin Odegaard membuahkan hasil pada menit ke-36. Umpan matang sang kapten diselesaikan dengan tenang oleh Andreas Schjelderup, membuat kubu Skandinavia unggul dan mengejutkan barisan pendukung England.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Tepat sebelum turun minum, pada menit 45+2, Anthony Gordon melepas umpan yang dituntaskan sempurna oleh Bellingham. Gol penyeimbang itu mengubah momentum menjelang babak kedua dan memberi ketenangan bagi kubu asuhan Thomas Tuchel yang bermain dengan format 4-2-3-1.
Tuchel tak menunggu lama untuk membenahi timnya. Begitu babak kedua dimulai, ia menarik Noni Madueke dan Declan Rice, memasukkan Bukayo Saka serta Eberechi Eze sekaligus untuk menyuntik daya dobrak. Perubahan ganda ini membuat serangan England lebih variatif, sementara Solbakken merespons dengan memasukkan Fredrik Aursnes di menit 60, lalu Oscar Bobb dan Antonio Nusa pada menit 68 menggantikan Alexander Sorloth dan pencetak gol Schjelderup.
Pertarungan berjalan sengit dan cenderung imbang. Statistik menunjukkan penguasaan bola nyaris seimbang, dengan England sedikit unggul 53 persen berbanding 47 persen. Norway bahkan melepaskan 13 tembakan, tetapi hanya empat yang tepat sasaran. Sebaliknya, England lebih tajam dengan delapan dari 14 percobaan mengarah ke gawang. Tujuh sepak pojok yang diperoleh Norway pun tak berbuah manis.
Ketika laga terlihat menuju babak tambahan dalam kedudukan sama, Bellingham kembali membuktikan kelasnya. Di menit 93, gelandang serang itu menembus pertahanan Norway dan mencetak gol keduanya secara individu tanpa bantuan assist, membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk England.
Gol itu memaksa Norway bermain lebih terbuka dan penuh risiko. Solbakken terus memutar rodanya, memasukkan Marcus Pedersen dan Leo Ostigard di menit 90 dan 91. Bahkan pada menit 106, keputusan berani diambil dengan menarik Erling Haaland untuk memasukkan Jorgen Larsen, sebuah pertaruhan demi mengubah nasib.
Tensi memuncak di babak perpanjangan waktu. Pada menit 117, bek Kristoffer Ajer diganjar kartu kuning akibat unsportsmanlike conduct, gambaran frustrasi Norway yang gagal menembus benteng pertahanan lawan. England sendiri memperkuat lini belakang dengan memasukkan Dan Burn menggantikan Bellingham di menit 111, sekaligus menandai berakhirnya penampilan gemilang sang bintang.
Tuchel juga sempat menyegarkan barisannya lewat masuknya Reece James, Djed Spence, dan Morgan Rogers di sepanjang babak kedua untuk menjaga stabilitas. Langkah pragmatis itu terbayar lunas ketika peluit panjang berbunyi.
Kemenangan tipis ini memperlihatkan karakter tangguh England di panggung Piala Dunia. Meski sempat tertinggal dan menghadapi perlawanan keras kepala dari Norway, ketajaman Bellingham dan keputusan cerdik Tuchel di bangku cadangan menjadi pembeda. The Three Lions pun melaju ke semifinal dengan penuh keyakinan, sementara mimpi Norway terhenti di babak perempat final.





๐ฌ Komentar (0)