Liga Indonesia

Timnas Indonesia Dikarantina Sebulan Penuh di Bali, Ada Apa di Balik TC Maraton Herdman?

📅 24 Juni 2026 · ✍️ Redaksi 2Babak
Timnas Indonesia Dikarantina Sebulan Penuh di Bali, Ada Apa di Balik TC Maraton Herdman?

Kalau kamu mengira persiapan Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 bakal santai, siap-siap kaget. Federasi sepak bola memilih jalur ekstrem yang jarang ditempuh: karantina sebulan penuh di Pulau Dewata. Ada misi besar yang ingin dikejar — dan kamu pasti penasaran kenapa harus selama itu.

TC Sebulan Penuh demi Akhiri Kutukan Runner-up

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memastikan skuad Garuda menjalani pemusatan latihan selama satu bulan penuh di Bali mulai akhir Juni 2026. Persiapan panjang ini jelas bukan tanpa alasan, karena ASEAN Championship 2026 akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Saat ditanya soal lokasi, Sumardji menyebut singkat, "Di Bali, satu bulan penuh."

Target yang dipasang pun tinggi: gelar juara untuk mengobati kekecewaan suporter setelah Garuda gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Kamu bisa pantau persiapan dan jadwal lengkapnya sambil menanti skuad final diumumkan. Meski turnamen ini bukan agenda resmi FIFA, Sumardji optimistis klub-klub Super League bakal melepas para pemainnya demi kepentingan negara.

Amunisi Baru dari Australia

Kabar baiknya buat kamu yang menanti tambahan kekuatan: proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker sudah mendapat lampu hijau dari DPR RI dan diyakini segera mengambil sumpah sebagai WNI. Menariknya, kedua pemain keturunan Australia ini disebut Sumardji sebagai permintaan langsung pelatih John Herdman yang melakukan talent scouting sendiri. Cek juga klasemen dan statistik tim Asia Tenggara untuk membandingkan peluang Garuda.

Sumber berita: VIVA.co.id; Foto: Wikimedia Commons

Reaksimu:

💬 Komentar (0)

← Kembali ke daftar berita

🇮🇩 Berita Laga Indonesia Lainnya

Berita Lainnya

🔮Prediksi Skor

🚩 Lapor / Masukan

Nemu bug, link rusak, halaman error, atau punya saran? Kirim ke kami — dibaca langsung oleh admin. (Maks 1 laporan/hari.)