⚽ Minggu, 5 Juli 2026
2BABAK.Sepak Bola Indonesia & Dunia
Piala Dunia

Drama 120 Menit di AT&T Stadium: Mesir Tundukkan Australia Lewat Adu Penalti

🕒 kemarin · ✍️ Redaksi 2Babak
Drama 120 Menit di AT&T Stadium: Mesir Tundukkan Australia Lewat Adu Penalti
🎯 Rapor Tebakan Kami untuk Laga Ini
Prediksi kami
Australia 0-1 Egypt
Hasil akhir
Australia 1-1 Egypt
✗ Tebakan kami meleset di laga ini — kami catat apa adanya.
🔮 Baca analisis pra-laga kami →

Malam panjang tersaji di AT&T Stadium ketika Australia dan Mesir saling jegal selama 120 menit penuh di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Skor 1-1 yang bertahan hingga akhir perpanjangan waktu memaksa keduanya menuntaskan pertarungan lewat titik putih, dan Mesir asuhan Hossam Hassan keluar sebagai pemenang.

Mesir yang tampil dengan format 4-4-2 langsung tancap gas. Baru tiga belas menit laga berjalan, Emam Ashour menyambut umpan matang Karim Hafez untuk membobol gawang Australia. Gol cepat itu membuat Socceroos, yang dipoles Tony Popovic dalam skema 3-4-2-1, harus mengejar sepanjang sisa laga.

Popovic tak menunggu lama untuk bereaksi. Begitu babak kedua dimulai, Kai Trewin dimasukkan menggantikan Jordan Bos untuk menyegarkan lini sayap. Perubahan itu perlahan membuahkan tekanan, meski Australia harus menunggu keberuntungan. Pada menit ke-55, kemelut di kotak penalti Mesir berujung petaka bagi Fir'aun: Mohamed Hany justru mencetak gol bunuh diri yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Momentum bergerak silih berganti. Hassan mencoba mengubah wajah timnya lewat trio pergantian, memasukkan namanya sendiri, Abdelmaguid, hingga Trezeguet untuk menambah daya dobrak. Popovic membalas dengan memasukkan Hrustic dan Toure, lalu Okon-Engstler serta Awer Mabil menjelang perpanjangan waktu. Sepanjang laga, Mesir menguasai bola lebih dominan dengan 58 persen penguasaan dan empat tembakan tepat sasaran, sementara Australia lebih rajin melepaskan percobaan—16 tembakan—namun hanya satu yang mengarah ke gawang.

Ketegangan memuncak di masa perpanjangan. Pada menit ke-105, H. Hassan mengganjal laju lawan dan diganjar kartu kuning karena aksi holding. Selang lima belas menit, giliran Y. Ibrahim mengantongi kartu kuning setelah bermain terlalu keras dalam sebuah duel roughing. Aroma adu penalti kian kentara, dan Popovic sampai menarik kiper P. Beach untuk memasukkan Mathew Ryan di menit 119, sebuah langkah taktis khusus menyambut tos-tosan.

Adu penalti pun berlangsung dramatis. Australia justru membuka dengan kegagalan Harry Souttar yang gagal menaklukkan kiper Mesir. M. Saber sukses mengeksekusi giliran Mesir. Jackson Irvine membalas dengan tenang, dibalas pula oleh R. Rabia yang tetap dingin. Awer Mabil menjaga asa Socceroos, namun Mohamed Salah tampil sebagai algojo yang tak tergoyahkan bagi Mesir.

Segalanya berakhir ketika L. Herrington gagal menuntaskan tugasnya. H. Abdelmaguid, yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, tampil sebagai penentu dengan eksekusi sempurna yang memastikan tiket Mesir ke babak berikutnya.

Kegagalan tiga eksekutor—Souttar dan Herrington—menjadi luka yang sulit disembuhkan bagi Australia. Popovic sudah menyiapkan skenario dengan memasukkan Ryan sebagai spesialis penalti, tetapi ketenangan para penendang Mesir, dipimpin bintang mereka Salah, terbukti lebih menentukan.

Bagi Hossam Hassan, hasil ini menjadi validasi atas strategi rotasi pemainnya yang berani. Bangku cadangan Mesir bicara di momen krusial, dengan Abdelmaguid dan Saber—dua wajah yang masuk dari bench—turut menyumbang gol penalti penentu. Australia harus pulang dengan penyesalan, sementara Mesir melanjutkan mimpi mereka di panggung terbesar sepak bola dunia.

🔮 Sebelum laga kami prediksi skor 0-1 — baca analisisnya →🎯 Lihat rekam jejak akurasi prediksi kami →
Reaksimu:

💬 Komentar (0)

← Kembali ke daftar berita

📰 Berita Lainnya