⚽ Selasa, 14 Juli 2026
2BABAK.Sepak Bola Indonesia & Dunia
Piala Dunia

Bellingham vs Tuchel: Perang Dingin di Ruang Ganti Inggris yang Bikin Semifinal Makin Panas

๐Ÿ•’ 21 jam lalu BARU ยท โœ๏ธ Redaksi 2Babak
Bellingham vs Tuchel: Perang Dingin di Ruang Ganti Inggris yang Bikin Semifinal Makin Panas

Jujur saja: kalau kamu menang di panggung sebesar perempat final Piala Dunia, hal terakhir yang kamu harapkan adalah pelatihmu ngomel di depan kamera. Tapi itulah yang terjadi di kubu Inggris.

Faktanya, Inggris menang. Erling Haaland dan kawan-kawan dipulangkan lewat drama extra time. The Three Lions melaju ke empat besar. Seharusnya pesta, kan? Ternyata tidak sepenuhnya.

Tuchel Yang Justru Ngomel

Alih-alih memuji, Thomas Tuchel malah mengkritik. Tuchel menilai para pemain Inggris melakukan kecerobohan hingga menyulitkan diri sendiri saat melawan Norwegia, dan Inggris menang susah payah 2-1 via babak tambahan. Bahkan ia melontarkan kalimat yang bikin banyak orang mengernyit: menurutnya timnya beruntung.

"Kami ceroboh, melakukan banyak kesalahan teknis, bermain tidak cukup cepat, dan tidak cukup konsisten. Hari ini kami beruntung," kata Tuchel. Duh, pak, bacanya saja sudah bikin pemain patah semangat.

Balasan Dingin Sang Pahlawan

Nah, di sinilah serunya. Pahlawan comeback itu, bukan orang lain melainkan Jude Bellingham dengan brace-nya, memilih membalas dengan nada santai tapi menusuk. Saat dimintai tanggapan mengenai komentar pelatihnya, Bellingham tidak menunjukkan kekhawatiran. "Ya, ya sudahlah. Terserah," kata Bellingham singkat.

Lebih dari itu, ia membela rekan-rekannya. Ia menekankan bahwa para pemain telah menumpahkan keringat dan berjuang habis-habisan di bawah cuaca ekstrem, menghadapi lawan tangguh seperti Erling Haaland, Martin ร˜degaard, dan Alexander Sorloth, sambil menolak anggapan bahwa kemenangan Inggris hanya berkat keberuntungan.

Retak? Belum Tentu

Sebelum kalian menyusun teori konspirasi soal ruang ganti yang pecah, Tuchel buru-buru meredam. "Banyak hal yang bisa kami lakukan lebih baik, yang bukan masalah, tetapi tidak ada pemutusan hubungan antara saya dan tim saya, tidak satu persen pun. Hati saya penuh dan saya sangat mencintai para pemain dan tim saya serta cara mereka bermain," ujarnya meluruskan.

Bahkan sang kapten pun ikut menenangkan suasana. Kane menambahkan bahwa Tuchel sangat berharap performa tim dapat meningkat di babak semifinal, dan jika Inggris berada di semifinal Piala Dunia dan masih bisa meningkatkan performa, maka itu hanya bisa dianggap sebagai hal yang positif.

Yang jelas, drama kecil ini datang di waktu yang paling menegangkan: Inggris melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026, di mana mereka akan menghadapi Argentina pada Kamis (16/7) pukul 02:00 WIB di Atlanta Stadium. Mau menang cara indah atau cara "kotor", yang penting Bellingham cs harus tetap satu suara melawan Messi. Pantau jadwal lengkapnya dan intip prediksi laganya.

Dirangkum dari laporan Kompas.com, Detik, dan Tribunnews. Foto: dokumentasi FIFA.

Reaksimu:

๐Ÿ’ฌ Komentar (0)

โ† Kembali ke daftar berita

๐Ÿ“ฐ Berita Lainnya