Piala Dunia

Drama Menit Akhir di NRG: Martinelli Bungkam Perlawanan Berani Jepang

๐Ÿ“… 29 Juni 2026 ยท โœ๏ธ Redaksi 2Babak
Drama Menit Akhir di NRG: Martinelli Bungkam Perlawanan Berani Jepang
๐ŸŽฏ Rapor Tebakan Kami untuk Laga Ini
Prediksi kami
Brazil 1-0 Japan
Hasil akhir
Brazil 2-1 Japan
โœ“ Pemenang tepat โ€” skornya saja yang meleset.
๐Ÿ”ฎ Baca analisis pra-laga kami →

Brazil nyaris membayar mahal kelambanannya saat menumbangkan Jepang dengan skor tipis 2-1 di NRG Stadium pada babak Round of 32 Piala Dunia 2026. Kemenangan Selecao baru benar-benar terkunci di menit 90+5, ketika Gabriel Martinelli muncul sebagai pahlawan tak terduga dari bangku cadangan.

Carlo Ancelotti menurunkan skema 4-3-3 yang menekankan penguasaan bola, dan statistik membuktikan dominasinya: 69 persen ball possession serta 19 percobaan tembakan, tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Namun di seberang lapangan, Hajime Moriyasu meracik 3-4-2-1 yang disiplin dan berani bermain fisik, terlihat dari 12 pelanggaran yang mereka lakukan sepanjang laga.

Pertandingan langsung panas sejak awal. Pada menit ke-12, Kaishu Sano sudah menerima kartu kuning karena bermain kasar (roughing), disusul dua menit kemudian oleh Casemiro yang diganjar peringatan akibat tripping. Bukannya jeri, Sano justru berbalik menjadi mimpi buruk Brazil. Di menit 29, gelandang Jepang itu menuntaskan peluang dengan dingin untuk membawa timnya unggul 1-0, sebuah kejutan yang membungkam sebagian besar tribun.

Jepang terus memprovokasi dengan permainan keras. Menjelang turun minum, Daichi Kamada mengoleksi kartu kuning karena holding di menit 45. Ancelotti pun tak sabar; ia langsung mengganti Lucas Paqueta dengan Endrick saat jeda untuk menambah daya gedor.

Babak kedua baru berjalan tiga menit, Danilo malah memperpanjang daftar pelanggar dengan kartu kuning akibat elbowing. Tekanan Brazil akhirnya berbuah di menit 56. Memanfaatkan umpan matang dari Gabriel, Casemiro yang sebelumnya nyaris jadi beban karena kartu kuning, justru menebus kesalahannya dengan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Momentum berpindah ke tangan Selecao. Ancelotti melakukan perubahan kunci di menit 66 dengan memasukkan Martinelli menggantikan Matheus Cunha. Di waktu bersamaan, Moriyasu merespons dengan memasukkan Yukinari Sugawara dan Jordan Suzuki untuk menyegarkan lini bertahannya yang mulai kewalahan.

Meski terus menggempur lewat enam sepak pojok, Brazil kesulitan menembus pertahanan rapat Jepang. Moriyasu terus memutar pemainnya, menarik Kamada dan Junya Ito di menit 78 untuk memasukkan Ao Tanaka dan Shuto Machino, mempertahankan energi tim. Jepang sendiri tetap bermain agresif hingga Suzuki terkena kartu kuning di menit 84 karena tripping.

Ketika laga seolah mengarah ke perpanjangan waktu, drama akhir pun pecah. Ancelotti menarik Casemiro untuk memasukkan Fabinho di menit 90+3, namun pahlawan sejatinya adalah Martinelli. Di menit 90+5, menyambut umpan brilian Bruno Guimaraes, ia merobek gawang Jepang untuk membuat NRG Stadium meledak. Skor 2-1 menjadi penentu nasib.

Di sisa waktu yang tersisa, kedua pelatih masih sempat melakukan pergantian. Moriyasu memasukkan Kosei Ogawa, sementara Brazil menambah perisai dengan Danilo Santos menggantikan Bruno Guimaraes.

Dengan dominasi penguasaan bola yang nyaris mutlak, Brazil tetap harus berterima kasih pada ketajaman menit akhir untuk melaju. Jepang pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan yang membuat raksasa Amerika Latin itu berkeringat hingga peluit panjang.

๐Ÿ”ฎ Sebelum laga kami prediksi skor 1-0 โ€” baca analisisnya โ†’๐ŸŽฏ Lihat rekam jejak akurasi prediksi kami โ†’
Reaksimu:

๐Ÿ’ฌ Komentar (0)

โ† Kembali ke daftar berita

๐Ÿ“ฐ Berita Lainnya

๐Ÿ”ฎPrediksi Skor

๐Ÿšฉ Lapor / Masukan

Nemu bug, link rusak, halaman error, atau punya saran? Kirim ke kami โ€” dibaca langsung oleh admin. (Maks 1 laporan/hari.)