Tarian El Tri di Azteca: Meksiko Hancurkan Republik Ceko 3-0 Berkat Letupan Babak Kedua
Estadio Azteca berubah menjadi lautan suka cita ketika Meksiko menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 3-0 atas Republik Ceko. Di hadapan publik sendiri, anak asuh Javier Aguirre tampil sabar di babak pertama sebelum meledak hebat setelah jeda.
Menariknya, statistik justru menunjukkan keseimbangan, bahkan keunggulan tipis bagi Ceko. Pasukan Miroslav Koubek dengan formasi 3-4-2-1 itu menguasai bola hingga 51 persen dan melepaskan 13 tembakan, dua kali lipat lebih banyak dari lawan. Namun angka itu menjadi sia-sia karena hanya satu percobaan yang menemui sasaran. Sebaliknya, Meksiko lebih efisien: dari 11 tembakan, lima di antaranya akurat dan tiga berbuah gol.
Babak pertama berjalan tanpa gol, dengan kedua tim saling mengintai. Koubek menjadi pihak pertama yang menggerakkan papan pergantian, memasukkan Lukas Provod menggantikan David Visinsky pada menit ke-56 untuk menambah daya dobrak. Ironisnya, justru sesaat sebelum perubahan itu, Meksiko sudah lebih dulu memecah kebuntuan.
Pada menit ke-55, kombinasi cepat dengan Luis Romo sebagai pengumpan membuka ruang bagi M. Chavez Garcia untuk mencatatkan namanya di papan skor. Gol pembuka itu seakan melepas beban El Tri, yang langsung menggandakan keunggulan enam menit berselang. Kali ini giliran Julian Quinones yang menuntaskan umpan matang Jorge Sanchez, mengubah kedudukan menjadi 2-0 pada menit ke-61.
Aguirre lalu menyegarkan lini tengah dan depan dengan memasukkan Santiago Gimenez dan Orbelin Vargas pada menit ke-63, menggantikan Gerardo Martinez dan sang pemberi assist Luis Romo. Tepat di menit ke-64, Edson Alvarez harus menerima kartu kuning setelah menjatuhkan lawan lewat aksi tripping, satu-satunya catatan kartu di laga ini yang menjadi pengingat bahwa El Tri tetap waspada di tengah dominasi.
Di kubu Ceko, Koubek berusaha membalikkan keadaan dengan gebrakan ganda di menit ke-64, menurunkan dua nama berpengalaman: Patrik Schick menggantikan Adam Hlozek dan Tomas Soucek masuk untuk Tomas Holes. Sayang, perubahan itu tak mampu menembus rapatnya pertahanan tuan rumah, yang hanya mengizinkan satu tembakan akurat sepanjang pertandingan.
Aguirre terus merotasi pemain, memasukkan Alvaro Fidalgo di menit ke-72 untuk Gilberto Mora, lalu memberi penghormatan kepada Guillermo Ochoa serta Johan Gallardo pada menit ke-78. Ceko sendiri masih berjuang dengan memasukkan Tomas Chory dan Antonin Sojka di menit ke-87, namun papan skor sudah terlalu sulit diubah.
Pesta pun lengkap di masa tambahan. Pada menit 90+4, Alvaro Fidalgo melengkapi keunggulan menjadi 3-0 lewat sentuhan akhir setelah disuguhi umpan apik Roberto Alvarado. Gol penutup itu menjadi hadiah indah bagi sang pemain pengganti sekaligus menegaskan kedalaman skuad Meksiko.
Dengan kemenangan ini, Meksiko mengakhiri fase grup dengan modal kepercayaan diri penuh, sementara Ceko harus mengevaluasi penyelesaian akhir yang menjadi titik lemah mereka. Estadio Azteca tetap menjadi benteng angker, dan El Tri membuktikannya dengan cara yang paling meyakinkan.




๐ฌ Komentar (0)