Bukan Soal Gol: Drama Politik yang Menyingkirkan 'Messi Iran' dari Piala Dunia 2026
Bayangkan kamu sudah bertahun-tahun jadi andalan, mencetak puluhan gol untuk negara, lalu tiba-tiba namamu hilang dari daftar hanya gara-gara satu unggahan media sosial. Itulah nasib pahit yang menimpa bintang Timnas Iran menjelang Piala Dunia 2026.
Sardar Azmoun, yang dijuluki 'Messi Iran', resmi dicoret dari daftar 26 pemain asuhan pelatih Amir Ghalenoei. Yang bikin geger, keputusan ini diduga bukan karena alasan teknis, melainkan akibat Azmoun mengunggah foto bersama Perdana Menteri Uni Emirat Arab, Mohammed bin Rashid Al Maktoum. Padahal sosok ini punya rekam jejak luar biasa: 57 gol dari 91 penampilan bersama Team Melli.
Foto yang Memicu Kontroversi
Azmoun, yang kini membela klub Shabab Al Ahli di Dubai, sempat menyebut PM UEA itu sebagai salah satu pemikir tersukses di dunia. Sayangnya, unggahan tersebut memicu kemarahan publik Iran di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Meski foto akhirnya dihapus, langkah itu tak cukup meredam kontroversi. Menariknya, rekan setimnya di Shabab Al Ahli, Saeid Ezatolahi, justru tetap dipanggil.
Tanpa Azmoun, beban lini depan kini bertumpu sepenuhnya pada kapten Mehdi Taremi. Di Piala Dunia 2026, Iran berada di Grup G dan sudah harus memindahkan markas latihan ke Meksiko akibat situasi politik dengan tuan rumah AS. Mau tahu kisah-kisah seru lain dari turnamen ini? Cek terus portal berita kami.
Sumber berita: CNN Indonesia, Okezone, Bisnis.com, BBC; Foto: Hossein Zohrevand / CC BY 4.0 (Wikimedia Commons)

