Piala Dunia

Mbappe Borong Dua Gol, Prancis Tundukkan Senegal di Drama Injury Time MetLife

๐Ÿ“… 16 Juni 2026 ยท โœ๏ธ Redaksi 2Babak
Mbappe Borong Dua Gol, Prancis Tundukkan Senegal di Drama Injury Time MetLife

Prancis membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan napas yang sempat tertahan, sebelum akhirnya melangkah pasti dengan kemenangan 3-1 atas Senegal di MetLife Stadium pada laga perdana Grup. Sebuah hasil yang di atas kertas tampak nyaman, tetapi proses menuju ke sana penuh dengan kesabaran dan ledakan di babak kedua.

Didier Deschamps menurunkan skema 4-2-3-1 yang menempatkan Kylian Mbappe sebagai ujung tombak, ditopang kreativitas Michael Olise dan kelincahan Ousmane Dembele di sektor sayap. Di seberang, Bouna Thiaw Pape merespons dengan formasi cermin 4-2-3-1, mengandalkan blok pertahanan rapat untuk meredam gelombang serangan Les Bleus. Strategi itu bekerja efektif sepanjang babak pertama, membuat papan skor tetap kosong meski Prancis perlahan menguasai irama.

Dominasi Prancis tergambar dalam statistik penguasaan bola 54 persen serta 11 percobaan, delapan di antaranya mengarah tepat ke gawang. Senegal yang lebih banyak menunggu hanya melepaskan enam tembakan dengan dua yang akurat. Namun tembok pertahanan Senegal baru runtuh pada menit ke-66. Olise membaca ruang dengan brilian dan mengirim umpan matang yang langsung diselesaikan Mbappe tanpa ampun. Gol pertama itu memecah kebuntuan sekaligus mengembalikan ketenangan di kubu juara dunia 2018 tersebut.

Thiaw Pape mencoba menyegarkan lini serang dengan memasukkan Iliman Mbaye menggantikan Ismaila Sarr di menit 75, disusul Habib Diarra menggantikan Lamine Camara semenit kemudian. Deschamps tak mau kalah langkah. Pada menit ke-80 ia memasukkan Bradley Barcola untuk menggantikan Dembele, dan keputusan itu langsung berbuah manis. Hanya dua menit berselang, Adrien Rabiot melepas umpan terukur yang dikonversi Barcola menjadi gol 2-0, menggandakan keunggulan dan seakan mengunci pertandingan.

Senegal tak menyerah. Bouna Thiaw Pape terus berjudi dengan memasukkan Ibrahima Ndiaye dan Boulaye Dieng pada menit 83, lalu Pape Ciss di menit 88, demi menambah daya gedor. Usaha itu nyaris sia-sia hingga waktu tambahan tiba dengan kejutan. Pada menit 90+5, Ndiaye yang baru masuk menyodorkan bola kepada Iliman Mbaye, yang dengan dingin memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 dan sempat menyalakan harapan tipis bagi Senegal.

Namun harapan itu padam secepat ia muncul. Hanya semenit setelahnya, di menit 90+6, Mbappe kembali tampil sebagai pembeda. Sang kapten menuntaskan peluang seorang diri untuk memastikan kemenangan 3-1 sekaligus melengkapi brace pribadinya pada laga pembuka ini. Dua gol di momen krusial menegaskan mengapa ia menjadi tumpuan utama Prancis.

Deschamps juga sempat memberi menit bermain bagi Rayan Cherki yang masuk menggantikan Desire Doue pada menit 87, menambah opsi kreatif di sepertiga akhir lapangan. Catatan enam sepak pojok berbanding empat milik Senegal turut menunjukkan tekanan yang konsisten dilancarkan Les Bleus sepanjang laga.

Menariknya, pertandingan bertensi tinggi ini berlangsung tanpa satu pun kartu, meski Senegal mencatatkan sembilan pelanggaran berbanding lima milik Prancis. Wasit memilih membiarkan permainan mengalir tanpa hambatan disiplin yang berarti.

Dengan tiga poin di tangan, Prancis menempatkan diri di posisi nyaman pada awal fase grup. Sementara Senegal harus segera bangkit dan memperbaiki ketajaman di laga berikutnya jika ingin menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.

Reaksimu:

๐Ÿ’ฌ Komentar (0)

โ† Kembali ke daftar berita

Berita Lainnya

๐Ÿ”ฎPrediksi Skor