Piala Dunia

Drama Adu Penalti di Gillette: Paraguay Pulangkan Jerman Lewat Tendangan Canale

๐Ÿ“… 29 Juni 2026 ยท โœ๏ธ Redaksi 2Babak
Drama Adu Penalti di Gillette: Paraguay Pulangkan Jerman Lewat Tendangan Canale
๐ŸŽฏ Rapor Tebakan Kami untuk Laga Ini
Prediksi kami
Germany 2-1 Paraguay
Hasil akhir
Germany 1-1 Paraguay
โœ— Tebakan kami meleset di laga ini โ€” kami catat apa adanya.
๐Ÿ”ฎ Baca analisis pra-laga kami →

Gillette Stadium menyaksikan salah satu malam paling menegangkan di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Jerman, yang memborong nyaris seluruh penguasaan bola dan menciptakan badai serangan, justru harus tersingkir setelah Paraguay tampil dingin dalam drama adu penalti yang berlangsung hingga babak ke-12 algojo.

Julian Nagelsmann menurunkan formasi 4-4-2 dengan harapan menekan sejak menit awal. Dominasi memang tampak nyata: Der Panzer menguasai 75 persen bola, melepaskan 21 tembakan dengan enam mengarah ke gawang, dan memaksa 16 sepak pojok. Namun di hadapan mereka berdiri Paraguay racikan Gustavo Alfaro yang disiplin dengan blok rendah, hanya menunggu satu momen untuk menggigit.

Momen itu datang di menit ke-42. Lewat serangan balik yang efisien, Matias Galarza melepas umpan matang kepada Julio Enciso, yang dengan tenang menaklukkan kiper Jerman. Paraguay unggul 1-0 menjelang turun minum, sebuah pukulan telak bagi tim yang mendominasi.

Nagelsmann langsung bereaksi di awal babak kedua dengan memasukkan Leon Goretzka menggantikan Felix Nmecha. Tekanan membuahkan hasil pada menit ke-54: Florian Wirtz mengirim assist manis kepada Kai Havertz yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Stadion bergemuruh, dan Jerman terus menggempur.

Masuknya Jamal Musiala di menit ke-63 menambah daya dobrak, namun pertahanan Paraguay tetap kokoh. Tensi laga meninggi, ditandai kartu kuning untuk Andres Cubas pada menit ke-65 akibat aksi kerasnya. Babak tambahan pun tak terhindarkan.

Perpanjangan waktu berubah panas. Kedua pelatih sama-sama diganjar kartu kuning: Alfaro di menit ke-105 dan Nagelsmann semenit kemudian. Havertz menyusul terkena kartu pada menit ke-106 karena pelanggaran, sementara Musiala mendapat ganjaran serupa di menit ke-115 atas permainan kasar. Galarza pun menerima kartu kuning di menit ke-117 setelah melanggar. Skor tetap 1-1 hingga waktu habis, memaksa adu penalti.

Di titik putih, drama mencapai puncaknya. Havertz, sang penyelamat, justru gagal pada eksekusi pertamanya, sementara Mauricio sukses untuk Paraguay. Joshua Kimmich dan Musiala membalas dengan tendangan sempurna, diimbangi Gustavo Gomez dan Galarza dari kubu lawan. Keseimbangan kembali tercipta saat Nick Woltemade dan Antonio Sanabria sama-sama gagal.

Nadiem Amiri menjaga asa Jerman dengan eksekusi mulus, dan harapan menebal ketika Fabian Balbuena, yang baru masuk di menit 120+2, justru gagal menunaikan tugasnya. Sayang, giliran Jonathan Tah pula yang menggagalkan tendangannya, membuka pintu lebar bagi Paraguay. Junior Canale tampil sebagai pahlawan, menceploskan bola untuk memastikan kemenangan adu penalti yang dramatis.

Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi Nagelsmann. Statistik berbicara lantang soal keunggulan Jerman, tetapi sepak bola tak selalu berpihak pada penguasa bola. Paraguay membuktikan bahwa efisiensi, ketenangan, dan mental baja di titik penalti bisa mengalahkan dominasi sepanjang 120 menit. Der Panzer pulang lebih awal, sementara La Albirroja melangkah ke fase berikutnya dengan kepala tegak.

๐Ÿ”ฎ Sebelum laga kami prediksi skor 2-1 โ€” baca analisisnya โ†’๐ŸŽฏ Lihat rekam jejak akurasi prediksi kami โ†’
Reaksimu:

๐Ÿ’ฌ Komentar (0)

โ† Kembali ke daftar berita

๐Ÿ“ฐ Berita Lainnya

๐Ÿ”ฎPrediksi Skor

๐Ÿšฉ Lapor / Masukan

Nemu bug, link rusak, halaman error, atau punya saran? Kirim ke kami โ€” dibaca langsung oleh admin. (Maks 1 laporan/hari.)