Herdman Tahan 26 Pemain, Kami Menilai Ini Sinyal Dia Belum Sepenuhnya Percaya Skuadnya
Ada yang menarik dari keputusan John Herdman hari ini, dan kami tidak ingin menelannya mentah-mentah sebagai kabar administratif biasa. Menahan 26 pemain padahal hanya 23 yang bisa didaftarkan per laga bukan sekadar soal aturan. Bagi kami, ini adalah pengakuan halus bahwa pelatih Garuda belum benar-benar mengunci siapa yang layak dan siapa yang tidak.
Faktanya singkat saja: Herdman mengaku telah mengantongi 26 nama final skuad Garuda dari 50 orang yang dipanggil ke pemusatan latihan di Bali, dengan alasan setiap laga hanya wajib mendaftarkan 23 pemain tetapi ia memilih mempertahankan 26 dalam roster. Ia bahkan berterus terang masih ingin melihat perkembangan beberapa pemain yang belum terlalu dikenalnya dan tidak sabar melihat apa yang mereka tunjukkan dalam lima hari ke depan. Sumber Antara dan Kompas TV mengonfirmasi pernyataan itu pada Kamis (23/7/2026).
Kenapa kalimat itu penting
Di sinilah take kami: pelatih yang benar-benar yakin pada 23 terbaiknya tidak akan bilang masih ingin "melihat" pemain lima hari sebelum turnamen. Kalimat itu jujur, dan kami hargai kejujurannya, tapi juga membocorkan bahwa lini tertentu belum beres. Bukti paling telanjang ada di posisi kiper. Herdman mengaku akan mengumumkan tambahan satu kiper dalam waktu dekat di Jakarta, karena selama TC di Bali baru ada dua kiper, yaitu Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi. Menuju turnamen sepenting Piala AFF, palang pintu terakhir belum lengkap. Itu bukan detail sepele.
Meski begitu, kami tidak mau munafik: secara manajemen skuad, langkah ini cerdas. Piala AFF 2026 padat, dan tiga slot ekstra memberi bantalan kalau ada kartu, cedera, atau performa anjlok di tengah jalan. Fleksibilitas rotasi antar-laga jelas menguntungkan pelatih yang mengejar gelar perdana. Kami setuju dengan logikanya. Yang kami soroti bukan keputusannya, melainkan apa yang tersirat di baliknya.
Ada juga sisi tega yang harus diapresiasi. Menyaring dari 50 menjadi 26 berarti puluhan pemain pulang dengan tangan kosong, dan tiga nama lagi masih akan dicoret sebelum daftar resmi ke lapangan. Pelatih yang berani memelihara persaingan sampai menit terakhir biasanya mendapat ruang ganti yang lapar. Itu modal bagus jelang laga pembuka melawan Kamboja di Pakansari, 27 Juli.
Prediksi kami: tiga nama yang tersingkir kemungkinan besar datang dari lini yang paling padat opsinya, bukan dari sektor rawan seperti kiper. Dan kalau Garuda gagal menuntaskan Kamboja dengan meyakinkan, keraguan Herdman yang tersirat hari ini akan berubah jadi bahan kritik terbuka. Untuk sekarang, kami menilai ini keputusan tepat dengan pesan tersembunyi yang jujur. Pemantauan skuad lengkap dan jadwal ada di halaman berita Timnas dan jadwal kami. Kabar ini kami olah dari laporan Antara, Kompas TV, dan Bola.com; foto sesi latihan Timnas Indonesia di Bali United Training Center.





๐ฌ Komentar (0)