Haaland Datang di Saat Genting, Norwegia Hempaskan Ivory Coast di Texas
Drama tersaji di AT&T Stadium saat Norwegia memaksakan kehendak atas Ivory Coast dengan kemenangan 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tim asuhan Stale Solbakken yang bermain dengan format 4-3-3 tampil lebih sabar mengontrol tempo, sementara Emerse Fae menurunkan skema 4-1-4-1 yang mengandalkan transisi cepat.
Laga berjalan ketat di sepuluh menit awal, namun Norwegia perlahan menemukan ritmenya lewat orkestrasi Martin Odegaard di lini tengah. Tekanan itu berbuah pada menit ke-39. Odegaard membuka ruang dan mengirim umpan matang yang dituntaskan Antonio Nusa dengan dingin, mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk Skandinavia.
Ironisnya, sang pencetak gol langsung menjadi sorotan tak lama berselang. Pada menit 45+1, Nusa mengganjal lawan dalam sebuah upaya menghentikan serangan dan diganjar kartu kuning oleh wasit atas pelanggaran tersebut. Norwegia pun menutup babak pertama dengan keunggulan tipis namun penuh kewaspadaan.
Memasuki babak kedua, Fae bergerak agresif. Pada menit ke-60 ia memasukkan dua amunisi sekaligus, Amad Diallo menggantikan Cisse Inao Oulai dan Elye Wahi masuk menggantikan Amad Bonny. Perubahan itu langsung mengubah wajah serangan Ivory Coast yang tampil lebih berani menusuk.
Hasilnya datang pada menit ke-74. Nicolas Pepe menjadi kreator dengan umpan yang dimanfaatkan sempurna oleh Diallo untuk menjebol gawang Norwegia. Gol 1-1 itu membakar semangat publik pendukung Pantai Gading, terlebih statistik menunjukkan mereka unggul dalam intensitas serangan dengan 12 tembakan dan 12 sepak pojok, jauh melampaui tiga sepak pojok milik Norwegia.
Solbakken merespons dengan menyegarkan barisannya. Tiga menit sebelum gol penyama, ia menarik Alexander Sorloth dan Antonio Nusa untuk memasukkan Oscar Bobb dan Andreas Schjelderup pada menit ke-71. Energi baru itu mengembalikan keseimbangan permainan yang sempat dikuasai tuan dari Afrika Barat. Fredrik Aursnes kemudian masuk menggantikan Marcus Pedersen di menit ke-83 untuk menstabilkan sayap.
Saat laga terasa mengarah ke perpanjangan waktu, sosok yang ditunggu pun unjuk gigi. Menit ke-86, Patrick Berg melepaskan umpan yang langsung disambar Erling Haaland. Penyerang haus gol itu tak menyia-nyiakan peluang dan membawa Norwegia kembali memimpin 2-1, sebuah gol yang seketika menyunyikan tribun.
Fae tak menyerah dan terus menambah daya gedor. Ousmane Diakite masuk menggantikan Pepe pada menit ke-87, disusul gelombang terakhir di menit 90+3 ketika Evann Guessand dan Bakary Toure dimasukkan untuk Yan Diomande dan Ghislain Konan. Namun gempuran itu tak menemukan celah lagi.
Meski Ivory Coast unggul agresivitas, penguasaan bola justru milik Norwegia dengan 54 persen berbanding 46 persen. Kedua tim sama-sama melepaskan empat tembakan tepat sasaran, namun efisiensi Norwegia di momen krusial menjadi pembeda. Catatan pelanggaran pun imbang di angka enam untuk masing-masing kubu, menandakan laga yang sengit tetapi tetap terkendali.
Kemenangan ini mengantarkan Norwegia melaju ke fase berikutnya, sekaligus menegaskan bahwa ketajaman Haaland tetap menjadi senjata pamungkas Solbakken di panggung sebesar Piala Dunia. Bagi Ivory Coast, kekalahan ini terasa pahit mengingat dominasi peluang yang gagal mereka konversi menjadi gol penentu.





๐ฌ Komentar (0)