Piala Dunia

Petkovic Putar Otak di Jeda, Algeria Balikkan Keadaan dan Tundukkan Jordan 2-1

📅 23 Juni 2026 · ✍️ Redaksi 2Babak
Petkovic Putar Otak di Jeda, Algeria Balikkan Keadaan dan Tundukkan Jordan 2-1

Levi's Stadium menjadi saksi drama comeback Algeria yang membalikkan keadaan untuk menundukkan Jordan 2-1 pada laga kedua fase grup Piala Dunia 2026. Anak asuh Vladimir Petkovic harus bekerja keras setelah tertinggal lebih dulu, namun penyesuaian taktik di ruang ganti berbuah manis.

Mengandalkan formasi 4-2-3-1 yang menumpukan kreasi pada Riyad Mahrez, Algeria sebenarnya mendominasi sejak menit awal. Penguasaan bola mereka mencapai 72 persen, namun justru Jordan yang lebih efisien memanfaatkan peluang langka. Pada menit ke-36, kombinasi cepat skuad asuhan Jamal Sellami membuahkan hasil. Musa Tamari menjadi otak serangan dengan umpan matang yang dituntaskan Nizar Al Rashdan, mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk tim berformasi 3-4-2-1 itu.

Keunggulan tak membuat Jordan tenang. Tekanan Algeria terus mengalir dan sempat memicu frustrasi di lini tengah lawan. Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-44, Ramiz Zerrouki harus menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran yang menghentikan transisi cepat Jordan. Kartu itu pula yang tampaknya mempercepat keputusan Petkovic.

Di jeda istirahat, sang pelatih melakukan gebrakan ganda. Nabil Bentaleb ditarik masuk menggantikan Zerrouki yang sudah dibayangi kartu, sementara Nadir Benbouali dimasukkan untuk menggantikan Hicham Boudaoui demi menambah daya gedor. Dua perubahan itu langsung mengubah ritme permainan Algeria.

Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-69. Mahrez, yang sepanjang laga menjadi mimpi buruk pertahanan Jordan, melepaskan umpan manis yang disambar Benbouali. Pemain yang baru masuk di babak kedua itu langsung membayar kepercayaan pelatih dengan mencetak gol penyeimbang, 1-1.

Sebelum gol tersebut, Jordan sempat menunjukkan tanda-tanda kesulitan menahan gempuran. Pada menit ke-64, Hamza Abu Dahab diganjar kartu kuning karena menahan lawan, sebuah pelanggaran yang lahir dari desakan terus-menerus serangan Algeria. Statistik berbicara jujur: Algeria melepaskan 17 tembakan dengan 8 mengarah ke gawang, jauh di atas 8 percobaan Jordan.

Momentum sepenuhnya berpindah. Petkovic kembali memutar otak dengan memasukkan Anis Hadj Moussa menggantikan Mahrez pada menit ke-76, menjaga intensitas serangan tetap tinggi. Sellami merespons dengan memasukkan Omar Al Fakhouri, namun gelombang serangan Algeria sudah terlalu deras untuk dibendung.

Puncaknya datang pada menit ke-82. Amine Gouiri tampil sebagai pembeda dengan menyelesaikan peluang menjadi gol kedua Algeria, membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Gol itu seakan menjadi hadiah atas dominasi sembilan sepak pojok yang dipaksakan Algeria sepanjang laga, berbanding telak dengan satu sepak pojok milik Jordan.

Memasuki menit-menit akhir, kedua pelatih melakukan rotasi besar-besaran. Sellami menurunkan Azmi Azaizeh, Mahmoud Abu Hasheesh, hingga Saleh Obaid dan Shararh untuk mencari keajaiban. Di kubu Algeria, Jaouen Hadjam dan Zakaria Belaid masuk untuk mengamankan keunggulan. Usaha Jordan menyamakan kedudukan tak membuahkan hasil hingga wasit meniup peluit panjang.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Algeria sekaligus bukti kejelian Petkovic membaca jalannya pertandingan. Sementara bagi Jordan, kekalahan ini menyisakan pekerjaan rumah besar soal efektivitas dan ketahanan menghadapi tekanan panjang.

🔮 Sebelum laga kami prediksi skor 0-2 — baca analisisnya →🎯 Lihat rekam jejak akurasi prediksi kami →
Reaksimu:

💬 Komentar (0)

← Kembali ke daftar berita

📰 Berita Lainnya

🔮Prediksi Skor

🚩 Lapor / Masukan

Nemu bug, link rusak, halaman error, atau punya saran? Kirim ke kami — dibaca langsung oleh admin. (Maks 1 laporan/hari.)