Piala Dunia

Tamari Sempat Bangkitkan Asa, Jordan Akhirnya Tunduk 1-3 dari Argentina

๐Ÿ“… 28 Juni 2026 ยท โœ๏ธ Redaksi 2Babak
Tamari Sempat Bangkitkan Asa, Jordan Akhirnya Tunduk 1-3 dari Argentina
๐ŸŽฏ Rapor Tebakan Kami untuk Laga Ini
Prediksi kami
Jordan 0-3 Argentina
Hasil akhir
Jordan 1-3 Argentina
โœ“ Pemenang tepat โ€” skornya saja yang meleset.
๐Ÿ”ฎ Baca analisis pra-laga kami →

AT&T Stadium menjadi panggung dominasi Argentina saat menundukkan Jordan 3-1 pada laga ketiga fase grup Piala Dunia 2026. Anak asuh Lionel Scaloni yang turun dengan formasi 4-4-2 nyaris tak pernah kehilangan kendali, sementara Jordan racikan Jamal Sellami dalam pola 3-4-2-1 lebih banyak bertahan dan sesekali mencuri peluang.

Gelagat laga sudah terbaca sejak menit-menit awal. Tekanan Argentina memaksa lini belakang Jordan bekerja keras, dan pada menit 17, Mohammad Abu Taha terpaksa menjatuhkan lawan hingga diganjar kartu kuning karena tripping. Pelanggaran itu seakan menjadi alarm. Hanya dua menit berselang, Giovani Lo Celso membuka keunggulan lewat penyelesaian rapi pada menit 19, memanfaatkan sirkulasi bola yang nyaman di tengah.

Argentina semakin di atas angin ketika hadiah penalti datang pada menit 31. Lautaro Martinez maju sebagai eksekutor dan dengan tenang menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Penguasaan bola 73 persen dan agresivitas Tim Tango di sepertiga akhir membuat Jordan kesulitan keluar dari tekanan, tercermin dari minimnya peluang mereka sepanjang babak pertama.

Sellami merespons dengan dua perubahan sekaligus di awal babak kedua. Mahmoud Al Mardi dan Musa Tamari masuk menggantikan Omar Al Fakhouri serta Anas Azaizeh, langkah yang langsung berbuah manis. Pada menit 55, Tamari menjawab kepercayaan pelatihnya dengan mencetak gol setelah menerima umpan Ehsan Haddad, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dan sempat menghidupkan harapan La Nashama.

Namun semangat itu diuji ketidakdisiplinan. Yazan Al Arab terkena kartu kuning pada menit 64 akibat roughing, menambah daftar pelanggaran Jordan yang akhirnya menyentuh angka 11 sepanjang laga. Di sisi lain, Scaloni mulai memutar mesinnya. Pada menit 60, Thiago Almada dan Lionel Messi masuk menggantikan Lo Celso serta Martinez, disusul Alexis Mac Allister yang menggantikan Nico Paz semenit kemudian.

Kehadiran Messi mengubah ritme. Sang kapten memberi ketenangan sekaligus ancaman tambahan, dan pada menit 80 ia menutup perlawanan Jordan dengan gol yang memastikan skor 3-1. Argentina yang terus melakukan rotasi, termasuk memasukkan Valentin Barco dan Joaquin Lopez, tetap tampil dominan tanpa kehilangan struktur.

Jordan tak menyerah dan terus mencoba membongkar pertahanan lawan melalui pergantian Abdallah Jamous serta dua nama segar di menit-menit akhir, namun produktivitas mereka terbatas. Statistik menjadi cermin jalannya laga: Jordan hanya melepaskan lima tembakan dengan satu yang mengarah ke gawang, berbanding 12 percobaan Argentina yang empat di antaranya tepat sasaran. Penguasaan bola pun timpang, 27 persen melawan 73 persen.

Di masa injury time, Shararh yang baru masuk pada menit 90 ikut mencatatkan kartu kuning pada menit 90+5 karena tripping, menutup malam yang penuh kerja keras namun kurang membuahkan hasil bagi Jordan. Wasit pun meniup peluit panjang dengan keunggulan tetap milik Argentina.

Kemenangan ini menegaskan kedalaman skuad Scaloni yang mampu menjaga performa meski melakukan banyak pergantian. Bagi Jordan, gol indah Tamari menjadi catatan positif sekaligus pengingat bahwa keberanian menyerang harus diimbangi kedisiplinan agar mampu meladeni raksasa sekelas Argentina.

๐Ÿ”ฎ Sebelum laga kami prediksi skor 0-3 โ€” baca analisisnya โ†’๐ŸŽฏ Lihat rekam jejak akurasi prediksi kami โ†’
Reaksimu:

๐Ÿ’ฌ Komentar (0)

โ† Kembali ke daftar berita

๐Ÿ“ฐ Berita Lainnya

๐Ÿ”ฎPrediksi Skor

๐Ÿšฉ Lapor / Masukan

Nemu bug, link rusak, halaman error, atau punya saran? Kirim ke kami โ€” dibaca langsung oleh admin. (Maks 1 laporan/hari.)