Piala Dunia

Tarian Terakhir Sang Maestro: Kenapa Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Panggung Pamungkas Luka Modric?

πŸ“… 14 Juni 2026 Β· ✍️ Redaksi 2Babak
Tarian Terakhir Sang Maestro: Kenapa Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Panggung Pamungkas Luka Modric?

Kamu mungkin sudah terbiasa melihat Luka Modric menari di lini tengah Kroasia selama hampir dua dekade. Tapi kali ini ada nuansa berbeda yang menyelimuti langkahnya di Amerika Utara. Di usia 40 tahun, sang kapten abadi kembali memimpin Vatreni, dan banyak yang menyebut Piala Dunia 2026 sebagai babak penutup perjalanan internasionalnya. Penasaran kenapa kabar ini bikin publik sepak bola mendadak sentimental?

Antara Pensiun dan Satu Musim Tambahan di Milan

Menurut laporan yang beredar, Modric semakin dekat untuk mengakhiri karier profesionalnya setelah turnamen ini selesai. Meski begitu, pintu belum sepenuhnya tertutup. Gelandang veteran itu masih memegang opsi memperpanjang kontraknya bersama AC Milan untuk satu musim lagi. Kompas mencatat bahwa Modric akan menyentuh usia 41 tahun pada September mendatang, namun ia tetap tampil kompetitif sepanjang musim 2025-2026 di Serie A di bawah arahan Massimiliano Allegri.

Yang membuat kisahnya terasa istimewa, ini akan menjadi Piala Dunia kelima yang ia mainkan. Catatan langka yang menempatkannya di jajaran legenda hidup sepak bola modern. Bersama Modric, Kroasia pernah menembus final 2018 dan finis peringkat ketiga di Qatar 2022. Di edisi 2026, mereka tergabung di Grup L bersama Inggris, Ghana, dan Panama, dengan laga pembuka melawan Three Lions sebagai ujian terberat.

Apakah ini benar-benar tarian terakhir? Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, kamu sebaiknya tak melewatkan setiap menit Modric beraksi di Piala Dunia 2026, karena bisa jadi ini kesempatan terakhir menyaksikan sang maestro di panggung dunia. Pantau terus jadwal lengkapnya di sini.

Sumber berita: Kompas.com, SINDOnews, RRI.co.id; Foto: AFP/Christophe Simon

← Kembali ke daftar berita

Berita Lainnya