Piala Dunia

Samurai Biru Curi Satu Poin dari Belanda Lewat Drama Kamada di Menit Akhir

πŸ“… 14 Juni 2026 Β· ✍️ Redaksi 2Babak
Samurai Biru Curi Satu Poin dari Belanda Lewat Drama Kamada di Menit Akhir

AT&T Stadium menjadi saksi laga pembuka Grup yang memanas pada Piala Dunia 2026, ketika Belanda harus puas berbagi angka 2-2 dengan Jepang. Sebuah hasil yang terasa pahit bagi pasukan Ronald Koeman, namun layak dirayakan oleh para penggemar Samurai Biru.

Babak pertama berjalan tanpa gol meski Belanda, yang turun dengan skema 4-3-3, mendominasi penguasaan bola hingga 59 persen sepanjang laga. Jepang asuhan Hajime Moriyasu bertahan disiplin dengan formasi tiga bek 3-4-2-1, menunggu peluang melalui transisi cepat. Kebuntuan baru pecah setelah turun minum.

Pada menit ke-51, Virgil van Dijk membuka keran gol. Sang kapten memanfaatkan umpan matang Ryan Gravenberch untuk menjebol gawang Jepang dan membawa De Oranje unggul. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya enam menit berselang, di menit 57, Kota Nakamura menyambar bola hasil kerja sama dengan Takefusa Kubo untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Belanda kembali menekan dan memetik hasil pada menit ke-64. Lagi-lagi Gravenberch menjadi otak serangan, kali ini melepas assist untuk Crysencio Summerville yang dengan dingin mengubah skor menjadi 2-1. Ironisnya, hanya tiga menit sebelum mencetak gol, tepatnya menit 61, Summerville sempat dihukum kartu kuning karena melakukan tripping atau menjegal lawan.

Memimpin satu gol, Koeman melakukan perombakan besar di menit ke-70. Tiga pemain ditarik sekaligus: Memphis Depay menggantikan Donyell Malen, Teun Koopmeiners masuk untuk Summerville, dan Quinten Timber menggantikan Tijjani Reijnders. Moriyasu pun tak tinggal diam, lebih dulu memasukkan Junya Ito untuk Daizen Maeda di menit 66, lalu menyegarkan lini dengan Tomiyasu, Ogawa, dan Sugawara di menit 75.

Tekanan Jepang kian terasa, dan kedisiplinan Belanda mulai goyah. Memphis Depay yang baru masuk justru menerima kartu kuning di menit 83 akibat permainan kasar atau roughing. Pergantian terus mengalir; Nathan Ake dan Brian Brobbey ikut diturunkan untuk menambah daya, sementara Jepang memasukkan Shiogai untuk Ueda.

Klimaks drama hadir di menit ke-88. Daichi Kamada tampil sebagai pahlawan ketika menyelesaikan umpan Kyogo Ogawa dengan sempurna, memaksa skor menjadi imbang 2-2. Gol yang seketika membungkam bangku cadangan Belanda dan membakar semangat pendukung Jepang.

Ketegangan belum usai. Pada masa tambahan menit 90+1, Micky van de Ven menambah daftar kartu kuning Belanda lantaran holding atau menahan pergerakan lawan, sebuah cermin betapa frustrasinya barisan pertahanan De Oranje di menit-menit pamungkas.

Dari sisi statistik, Belanda sebenarnya unggul dalam akurasi tembakan dengan enam dari sepuluh percobaan tepat sasaran, berbanding hanya tiga tepat sasaran dari sepuluh upaya Jepang. Belanda juga lebih sering memenangi sepak pojok dengan lima berbanding empat, sedangkan jumlah pelanggaran kedua tim sama-sama mencatatkan tujuh kali.

Namun angka-angka itu tak banyak berarti tanpa kemenangan. Jepang membuktikan mentalitas tak kenal menyerah, sementara Belanda harus berbenah soal konsentrasi di menit-menit akhir. Kedua tim sama-sama mengantongi satu poin untuk mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

← Kembali ke daftar berita

Berita Lainnya