Tertinggal Lebih Dulu, Mesir Balas Tiga Gol dan Tundukkan Selandia Baru di BC Place
BC Place menjadi saksi kebangkitan Mesir yang dramatis pada laga kedua Grup Piala Dunia 2026. Sempat dikejutkan gol cepat tuan rumah, anak asuh Hossam Hassan akhirnya membalikkan keadaan dan menang meyakinkan 3-1 atas Selandia Baru.
Selandia Baru, yang tampil dengan formasi 4-2-3-1, justru memulai laga dengan agresif. Pada menit ke-15, Tim Payne melepaskan umpan matang yang dituntaskan dengan sempurna oleh Francis Surman. Gol cepat itu membuat ribuan pendukung di tribun bergemuruh dan memaksa Mesir bermain lebih sabar.
Namun ritme pertandingan justru berubah menjadi keras. Dua menit setelah gol pembuka, M. Lasheen diganjar kartu kuning karena melakukan permainan kasar (roughing). Tuan rumah pun tak luput dari teguran wasit: Sarpreet Singh menerima kartu kuning di menit ke-20 akibat menahan lawan (holding), disusul Clayton McCowatt yang dihukum serupa pada menit ke-34 setelah menjatuhkan pemain Mesir dengan sengaja (tripping).
Hossam Hassan membaca situasi dengan cepat. Bahkan sebelum jeda, tepatnya menit ke-41, ia menarik H. Fathy dan memasukkan R. Rabia untuk menambah daya jelajah di sisi pertahanan. Keputusan itu menjadi sinyal bahwa Mesir akan tampil lebih berani usai turun minum.
Babak kedua menjadi milik Pharaohs sepenuhnya. Dengan penguasaan bola 56 persen dan gempuran tembakan yang tak henti, Mesir akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-58. M. Ziko menyambar umpan M. Hany untuk membuat skor 1-1 dan menghidupkan asa tim Afrika tersebut.
Momentum berbalik total. Di menit ke-66, Selandia Baru mencoba menyegarkan lini tengahnya dengan memasukkan B. Old menggantikan McCowatt yang sudah dibayangi kartu. Namun hanya semenit berselang, bencana datang. Ziko berbalik menjadi pemberi assist bagi sang bintang, Mohamed Salah, yang dengan tenang membawa Mesir berbalik unggul 2-1 pada menit ke-67.
Tertinggal, pelatih Selandia Baru melakukan perombakan masif di menit ke-76 dengan memasukkan R. Thomas dan J. Randall demi mengejar ketertinggalan. Mesir merespons dengan pergantian yang justru semakin mematikan, menurunkan Trezeguet dan H. Abdelkarim.
Pergantian itu langsung berbuah manis. Pada menit ke-82, Salah berubah peran menjadi kreator, mengirim bola kepada Trezeguet yang baru masuk untuk mengubah skor menjadi 3-1. Gol tersebut mengunci kemenangan dan memadamkan semangat tuan rumah.
Menjelang akhir laga, Hassan memberi menit bermain kepada Zizo dan H. Abdelmaguid menggantikan Ashour serta Salah pada menit ke-85, sekaligus mengatur tempo agar keunggulan tetap aman. Selandia Baru pun ikut mengganti Payne dan E. Just dengan T. Bindon serta F. De Vries.
Statistik akhir menggambarkan dominasi Mesir. Pasukan Hassan melepaskan 19 tembakan dengan 7 mengarah ke gawang, jauh di atas 11 percobaan tuan rumah yang hanya 5 di antaranya tepat sasaran. Menariknya, meski lebih banyak menyerang, Mesir justru lebih disiplin dengan hanya 8 pelanggaran berbanding 14 milik Selandia Baru.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Mesir untuk bersaing di klasemen grup. Sementara bagi Selandia Baru, gol cepat Surman terbukti tak cukup membendung kelas dan ketenangan Salah serta rekan-rekannya di BC Place.



๐ฌ Komentar (0)