Hat-trick Dembele Bungkam Norwegia, Prancis Tutup Fase Grup dengan Pesta Gol
Norway 1-2 France
Norway 1-4 France
Gillette Stadium menjadi panggung pribadi Ousmane Dembele. Pada laga ketiga fase grup Piala Dunia 2026, sang winger menorehkan tiga gol dan mengantar Prancis menggulung Norwegia dengan skor telak 4-1, sekaligus menutup babak penyisihan dengan penuh keyakinan.
Didier Deschamps menurunkan formasi 4-2-3-1 yang langsung menggebrak sejak menit awal. Tak butuh waktu lama, baru tujuh menit berjalan, Kylian Mbappe merobek lini pertahanan tuan rumah dan menyodorkan bola matang kepada Dembele yang menuntaskannya dengan dingin. Skema cepat antara dua pemain ini menjadi mimpi buruk bagi barisan belakang Norwegia.
Tuan rumah yang diasuh Stale Solbakken dengan pola 4-3-3 mulai kewalahan. Tekanan itu memaksa Patrick Berg melakukan pelanggaran holding pada menit ke-10, dan wasit pun mengganjarnya kartu kuning. Norwegia kesulitan keluar dari tekanan, dan pada menit ke-20 Mbappe kembali menjadi kreator, membebaskan Dembele untuk mencetak gol keduanya.
Namun Norwegia menolak menyerah. Hanya semenit berselang, Thelo Aasgaard memanfaatkan umpan Andreas Schjelderup untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Sayang, momentum itu tak bertahan lama. Pada menit ke-32, giliran Aurelien Tchouameni yang menjadi pengumpan, dan Dembele menyelesaikan hat-trick-nya untuk mengembalikan keunggulan dua gol Les Bleus jelang turun minum.
Solbakken merespons di awal babak kedua dengan dua perubahan sekaligus pada menit ke-46, memasukkan Mathias Pedersen dan Morten Thorsby menggantikan Fredrik Bjorkan serta Kristian Thorstvedt. Norwegia sempat mendapat peluang emas untuk menipiskan jarak ketika diberi hadiah penalti pada menit ke-50. Sayang, eksekusi Jorgen Larsen gagal membuahkan gol, dan kesempatan terbaik tuan rumah pun menguap begitu saja.
Deschamps lalu menyegarkan timnya. Pada menit ke-65, Rayan Cherki dan Bradley Barcola masuk menggantikan Michael Olise dan sang bintang Dembele yang sudah menyelesaikan tugasnya. Tensi laga sempat memanas pada menit ke-74 saat Tchouameni dihukum kartu kuning karena roughing, sebuah pelanggaran keras di lini tengah.
Pergantian terus mengalir. Ibrahima Konate masuk menggantikan Dayot Upamecano pada menit ke-76, sementara Norwegia menurunkan Antonio Nusa dan Jens Petter Hauge untuk menambah daya gedor. Namun pertahanan Prancis tetap kokoh, dan penguasaan bola 57 persen membuat Norwegia sulit mengembangkan permainan.
Statistik menggambarkan dominasi Prancis: 17 tembakan dengan delapan tepat sasaran, berbanding sepuluh percobaan dan empat on target milik tuan rumah. Meski Norwegia berani menyerang, ketajaman menjadi pembeda utama di laga ini.
Pesta gol Prancis ditutup di masa injury time. Pada menit ke-90+4, Desire Doue menyambut umpan Barcola untuk mengukuhkan kemenangan 4-1. Gol tersebut menjadi penutup manis bagi penampilan kolektif Les Bleus yang tampil efisien.
Kemenangan ini menegaskan kedalaman skuad asuhan Deschamps, sekaligus menampilkan Dembele sebagai bintang utama. Bagi Norwegia, kekalahan ini menjadi pelajaran pahit tentang betapa mahalnya peluang yang terbuang, termasuk penalti yang gagal dimanfaatkan Larsen di babak kedua.




๐ฌ Komentar (0)