Piala Dunia

Budimir Si Pengubah Skenario, Croatia Tundukkan Tembok Panama di BMO Field

📅 24 Juni 2026 · ✍️ Redaksi 2Babak
Budimir Si Pengubah Skenario, Croatia Tundukkan Tembok Panama di BMO Field

Sebuah keputusan berani Zlatko Dalic di ruang ganti membuahkan hasil manis. Di BMO Field, pada laga kedua fase grup Piala Dunia 2026, Croatia harus bersusah payah sebelum akhirnya menundukkan Panama dengan skor tipis 1-0. Pemain pengganti yang menjadi pahlawannya: Ante Budimir.

Sejak peluit awal, jalannya laga sudah bisa ditebak arahnya. Panama, di bawah arahan Thomas Christiansen, memasang formasi bertahan 5-4-1 yang rapat dan disiplin. Lima bek sejajar membentuk tembok yang sulit ditembus, sementara Croatia dengan pola 4-2-3-1 menguasai bola dan terus mengatur tempo. Tak heran bila penguasaan bola berat sebelah, 64% milik Croatia berbanding 36% Panama.

Namun dominasi bola tak otomatis berbuah peluang. Babak pertama berjalan kering. Pertahanan berlapis Panama membuat para penyerang Croatia kesulitan menemukan celah, sementara serangan balik tim Amerika Tengah nyaris tak ada gigitan. Statistik akhir bahkan mencatat Panama hanya melepaskan satu tembakan sepanjang laga, tanpa satu pun yang tepat sasaran.

Dalic membaca kebuntuan itu dengan cepat. Saat turun minum, ia melakukan gebrakan ganda: Ante Budimir masuk menggantikan Petar Musa, dan Andrej Kramaric menggantikan Josko Gvardiol. Perubahan itu menyuntikkan amunisi baru di lini depan, dan dampaknya terasa hampir seketika.

Menit ke-54 menjadi titik balik pertandingan. Josip Stanisic melepaskan umpan terukur yang langsung disambut Budimir. Penyerang yang baru sembilan menit di lapangan itu menuntaskan peluang dengan dingin, menjebol gawang Panama dan membawa Croatia memimpin 1-0. Sebuah keputusan pergantian yang langsung terbayar lunas.

Tertinggal satu gol, Panama mencoba sedikit naik, namun tensi justru meninggi. Pada menit ke-61, Yoel Barcenas mengganjar dirinya kartu kuning akibat permainan kasar (roughing) saat berduel di lapangan tengah. Kartu itu menjadi cermin frustrasi tuan rumah yang kesulitan keluar dari tekanan.

Dalic terus memutar rodanya. Pada menit ke-72, ia memasukkan dua nama Sucic sekaligus: Luka Sucic menggantikan Mario Pasalic, dan Petar Sucic menggantikan Mateo Kovacic, untuk menyegarkan lini tengah. Christiansen membalas dengan memasukkan Cecilio Waterman pada menit ke-77 demi mencari daya dobrak tambahan.

Momen sentimental hadir di menit ke-81 ketika Luka Modric ditarik keluar, digantikan kembali oleh Pasalic. Sang kapten meninggalkan lapangan setelah mengatur permainan timnya. Christiansen masih berupaya membalikkan keadaan dengan memasukkan Adalberto Carrasquilla eh, Adalberto Londono pada menit ke-83 menggantikan Jose Fajardo, lalu menambah Edgar Davis dan Tomas Rodriguez di menit ke-90.

Namun pertahanan Croatia tetap kokoh. Justru di masa injury time, menit 90+2, Petar Sucic harus menerima kartu kuning karena menjegal (tripping) lawan demi memutus serangan, sebuah pelanggaran taktis untuk mengamankan kemenangan.

Dengan hanya melepaskan dua tembakan namun satu di antaranya berbuah gol, Croatia menunjukkan efisiensi sebagai senjata utama. Panama, meski tampil disiplin dan minim kebobolan, gagal memberi perlawanan berarti di lini serang. Tiga poin pun menjadi milik anak asuh Dalic, hasil dari satu sentuhan brilian seorang pemain pengganti bernama Ante Budimir.

🔮 Sebelum laga kami prediksi skor 1-2 — baca analisisnya →🎯 Lihat rekam jejak akurasi prediksi kami →
Reaksimu:

💬 Komentar (0)

← Kembali ke daftar berita

📰 Berita Lainnya

🔮Prediksi Skor

🚩 Lapor / Masukan

Nemu bug, link rusak, halaman error, atau punya saran? Kirim ke kami — dibaca langsung oleh admin. (Maks 1 laporan/hari.)