Ronaldo Borong Dua Gol, Portugal Gulung Uzbekistan Lima Tanpa Balas di NRG Stadium
NRG Stadium menjadi panggung penampilan dominan Portugal saat menundukkan Uzbekistan dengan skor telak 5-0 di laga kedua fase grup Piala Dunia 2026. Tim asuhan Roberto Martinez yang turun dengan formasi 4-2-3-1 langsung menekan sejak peluit awal dan tak pernah memberi ruang bagi lawan untuk bernapas.
Gol pembuka lahir secepat kilat. Baru enam menit berjalan, Joao Cancelo melepaskan umpan matang yang diselesaikan dengan dingin oleh Cristiano Ronaldo. Tekanan Portugal kian terasa, dan di menit ke-14 Oston Khamrobekov sudah harus menerima kartu kuning lantaran menahan lawan secara ilegal (holding) demi memutus serangan yang berkembang.
Keunggulan berlipat di menit ke-17 ketika Nuno Mendes, yang aktif menusuk dari sisi kiri, menambah pundi gol. Uzbekistan yang bermain dengan tiga bek racikan Fabio Cannavaro kesulitan mengontrol lini tengah Portugal yang dikomandoi duo gelandang bertahan. Sebelum turun minum, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-39, kali ini memanfaatkan suplai cerdik dari Bruno Fernandes untuk membawa Portugal unggul 3-0.
Cannavaro merespons dengan empat perubahan sekaligus saat jeda. Khasanboy Alizhonov dan Abdukodir Mozgovoy diturunkan menggantikan Sardor Nasrullaev dan Khamrobekov, sementara Martinez juga melakukan rotasi dengan memasukkan Nelson Semedo dan Francisco Conceicao menggantikan Cancelo serta Pedro Neto. Pergantian itu tak banyak mengubah keadaan.
Petaka kembali menghampiri Uzbekistan di menit ke-60. Tekanan bertubi-tubi Portugal berbuah gol bunuh diri Abbosbek Nematov yang gagal mengantisipasi bola di kotak penalti sendiri. Skor pun berubah 4-0. Tak lama berselang, di menit ke-64, Trincao masuk menggantikan Joao Felix untuk menyegarkan lini serang.
Laga sempat memanas pada menit ke-68 ketika Renato Veiga diganjar kartu kuning karena bermain terlalu kasar (roughing). Itu menjadi satu-satunya catatan disiplin bagi Portugal di pertandingan yang berjalan satu arah ini. Cannavaro lalu memasukkan Igor Sergeev untuk Abbosbek Fayzullaev, mencoba memberi ancaman lebih ke depan, namun lini belakang Portugal tetap rapi.
Martinez terus merotasi pemain andalannya, memasukkan Bernardo Silva untuk Joao Neves di menit ke-76, lalu Rafael Leao menggantikan Vitinha pada menit ke-83. Keputusan itu langsung berbuah manis. Di menit ke-87, Leao melengkapi pesta gol Portugal untuk memantapkan kemenangan menjadi 5-0.
Statistik menggambarkan betapa timpangnya jalannya laga. Portugal mendominasi penguasaan bola hingga 66 persen dan melepaskan 17 tembakan dengan sembilan di antaranya tepat sasaran. Uzbekistan hanya mampu membalas dengan tujuh percobaan dan dua yang mengarah ke gawang. Menariknya, justru Uzbekistan mencatat pelanggaran lebih banyak, yakni 15 berbanding 13 milik Portugal, cerminan kerja keras mereka mengejar bola.
Di menit-menit akhir, Cannavaro memasukkan Ruslanbek Jiyanov dan Sanjar Esanov, tetapi waktu sudah tak berpihak. Portugal pulang dengan tiga poin penting sekaligus selisih gol yang menyehatkan, sementara Uzbekistan harus segera berbenah sebelum melanjutkan perjalanan di turnamen ini.




💬 Komentar (0)