Ferran Torres Bikin Spanyol Juara Dunia 2026, Argentina Takluk di Perpanjangan Waktu
Spain 1-0 Argentina
Spain 1-0 Argentina
Spanyol memastikan diri sebagai raja baru dunia setelah menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium. Laga yang berlangsung ketat itu baru menemukan pemenangnya di babak perpanjangan waktu, ketika Ferran Torres muncul sebagai pahlawan.
Luis de la Fuente menurunkan skema 4-1-2-3 yang mengandalkan penguasaan bola dan kombinasi cepat di sepertiga akhir. Di seberang, Lionel Scaloni memilih struktur padat 4-4-2 untuk meredam dominasi La Furia Roja. Rencana bertahan Argentina sempat berjalan, meski harga yang dibayar cukup mahal.
Spanyol langsung mendikte permainan. Penguasaan bola 65 persen berbanding 35 persen menggambarkan betapa timpangnya alur laga. Argentina terpaksa banyak menghalau dan bermain keras. Tekanan itu membuahkan kartu kuning pertama untuk Lisandro Martinez pada menit 41 akibat pelanggaran. Cederanya kondisi membuat Scaloni menariknya keluar hanya tiga menit kemudian, digantikan Nicolas Otamendi. Di awal babak kedua, Nicolas Gonzalez juga diganti Leandro Paredes.
Emosi Argentina mulai memuncak di paruh kedua. Paredes menerima kartu kuning pada menit 52 karena memprotes keputusan wasit. Meski begitu, La Albiceleste tetap kesulitan menembus pertahanan lawan, tercermin dari catatan hanya dua tembakan sepanjang laga dan tak satu pun mengarah tepat sasaran.
De la Fuente merespons kebuntuan dengan menyuntikkan energi baru. Pada menit 62, Ferran Torres dan Pedri masuk menggantikan Mikel Oyarzabal serta Fabian Ruiz. Sang pelatih menambah amunisi menyerang di menit 75 lewat Nico Williams dan Mikel Merino, menggantikan Alejandro Baena serta Daniel Olmo. Perubahan itu terbukti menjadi kunci kemenangan.
Frustrasi Argentina terus terlihat. Enzo Fernandez diganjar kartu kuning pada menit 82 karena protes, disusul Cristian Romero di menit 90+2 dengan alasan serupa. Bahkan Scaloni sendiri tak luput dari peringatan wasit, menerima kartu kuning pada menit 104 setelah menunjukkan ketidakpuasan dari pinggir lapangan.
Laga pun berlanjut ke perpanjangan waktu. Dua menit setelah babak tambahan bergulir, momen yang dinanti tiba. Nico Williams, salah satu pemain pengganti yang paling berpengaruh, melepaskan umpan matang yang disambar Ferran Torres di menit 106. Bola meluncur menembus gawang Argentina dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Tertinggal, Argentina berupaya bangkit. Namun serangan mereka tumpul dan disiplin semakin merosot. Alexis Mac Allister menerima kartu kuning pada menit 111 karena pelanggaran. Total lima pemain plus pelatih Argentina dikartu, gambaran nyata betapa tertekannya mereka menghadapi gempuran Spanyol.
Statistik akhir menegaskan dominasi Spanyol. Anak asuh De la Fuente melepaskan 20 tembakan dengan 12 tepat sasaran dan memenangi sembilan sepak pojok. Argentina hanya mampu membalas dengan dua percobaan tanpa satu pun mengancam gawang lawan. Tingginya angka pelanggaran kedua tim, 21 milik Spanyol dan 25 milik Argentina, menunjukkan sengitnya duel sepanjang 120 menit.
Kemenangan ini menutup perjalanan panjang Spanyol dengan sempurna. Ferran Torres, yang masuk dari bangku cadangan, menjelma menjadi nama yang akan dikenang. Sementara bagi Argentina, mimpi mempertahankan gelar harus kandas di partai puncak MetLife Stadium.





๐ฌ Komentar (0)