⚽ Kamis, 2 Juli 2026
2BABAK.Sepak Bola Indonesia & Dunia
Piala Dunia

Duet Cucurella-Oyarzabal Bikin Austria Tak Berkutik di SoFi Stadium

๐Ÿ•’ 2 jam lalu BARU ยท โœ๏ธ Redaksi 2Babak
Duet Cucurella-Oyarzabal Bikin Austria Tak Berkutik di SoFi Stadium
๐ŸŽฏ Rapor Tebakan Kami untuk Laga Ini
Prediksi kami
Spain 1-0 Austria
Hasil akhir
Spain 3-0 Austria
โœ“ Pemenang tepat โ€” skornya saja yang meleset.
๐Ÿ”ฎ Baca analisis pra-laga kami →

Spanyol tampil terlalu tangguh untuk Austria pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium. Skuad asuhan Luis de la Fuente menang telak 3-0 lewat penampilan penuh dominasi yang nyaris tanpa cela.

Mengusung formasi 4-2-3-1, La Roja langsung mengambil alih kendali permainan. Statistik akhir menjadi cerminan jujur betapa timpangnya laga ini: Spanyol menguasai bola hingga 65 persen dan melepaskan 22 tembakan dengan 10 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Austria yang juga bermain dengan pola 4-2-3-1 di bawah arahan Ralf Rangnick hanya mampu melepaskan lima tembakan, tak satu pun yang mengarah ke gawang.

Gol pembuka lahir pada menit ke-36. Marc Cucurella menusuk dari sisi kiri dan mengirim umpan matang yang dituntaskan Mikel Oyarzabal. Sang penyerang tampil dingin di depan gawang, membuka keunggulan yang sangat pantas mengingat gelombang serangan Spanyol sepanjang babak pertama.

Rangnick berupaya mengubah wajah timnya di jeda dengan melakukan dua pergantian sekaligus. Carney Chukwuemeka dan Florian Grillitsch masuk menggantikan Nicolas Seiwald dan Xaver Schlager untuk menyuntik energi di lini tengah. Namun perubahan itu tak banyak mengubah alur laga.

Spanyol justru menggandakan keunggulan pada menit ke-66. Kali ini datang dari sumber yang tak terduga: bek kanan Pedro Porro. Menerima umpan cerdik dari Aleix Baena, Porro menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membuat kedudukan 2-0. Gol ini menegaskan bahwa ancaman Spanyol tidak hanya datang dari lini depan, tetapi juga dari kedua sisi sayap yang rajin naik.

Rangnick kembali mencoba peruntungan pada menit ke-60 dengan memasukkan dua penyerang, Marko Arnautovic dan Sasa Kalajdzic, menggantikan Michael Gregoritsch dan Romano Schmid. Sayang, minimnya suplai membuat kedua striker itu kesulitan mendapat bola bersih. Austria bahkan tercatat tak sekali pun mendapatkan sepak pojok sepanjang pertandingan.

De la Fuente mulai merotasi pemainnya untuk menjaga kebugaran. Ferran Torres dan Mikel Merino masuk menggantikan Aleix Baena dan Dani Olmo pada menit ke-71, disusul Gavi yang menggantikan Lamine Yamal di menit ke-85.

Frustrasi Austria memuncak pada menit ke-83 ketika Stefan Posch diganjar kartu kuning karena menahan lawan (holding). Pelanggaran itu menjadi satu dari 14 pelanggaran yang dilakukan tim Austria, jauh lebih banyak dibanding delapan pelanggaran Spanyol, sebuah indikator betapa mereka harus mengandalkan cara-cara keras untuk meredam serangan lawan.

Pesta Spanyol dilengkapi Oyarzabal yang mencetak gol keduanya pada menit ke-89. Sekali lagi Cucurella menjadi kreatornya, menyodorkan assist yang menyempurnakan brace sang penyerang sekaligus memantapkan skor menjadi 3-0. Cucurella keluar sebagai bintang lapangan tengah dengan dua umpan gol yang menentukan.

Di menit-menit akhir, de la Fuente memberi kesempatan kepada Fabian Ruiz dan Marc Pubill yang menggantikan Pedri dan Aymeric Laporte pada masa tambahan waktu.

Kemenangan meyakinkan ini mengantar Spanyol melaju ke babak berikutnya dengan penuh percaya diri, sementara Austria harus mengakhiri perjalanan Piala Dunia 2026 dengan pelajaran pahit tentang betapa tajamnya lini serang La Roja.

๐Ÿ”ฎ Sebelum laga kami prediksi skor 1-0 โ€” baca analisisnya โ†’๐ŸŽฏ Lihat rekam jejak akurasi prediksi kami โ†’
Reaksimu:

๐Ÿ’ฌ Komentar (0)

โ† Kembali ke daftar berita

๐Ÿ“ฐ Berita Lainnya