Sentuhan Baena Bungkam Uruguay, Spanyol Curi Tiket dengan Modal Satu Gol di Akron
Uruguay 0-1 Spain
Uruguay 0-1 Spain
Estadio Akron menjadi saksi ketangguhan Spanyol yang menundukkan Uruguay 1-0 pada laga ketiga fase grup Piala Dunia 2026. Sebuah gol semata wayang dari Alex Baena di penghujung babak pertama sudah cukup untuk membawa pasukan Luis de la Fuente meraih tiga poin penting dari pertarungan yang berlangsung sengit dan keras.
De la Fuente menurunkan skema 4-2-3-1 yang mengandalkan dominasi penguasaan bola, sebuah pendekatan yang terbukti efektif sepanjang laga. Spanyol mengontrol tempo dengan 67 persen penguasaan bola, memaksa Uruguay asuhan Marcelo Bielsa lebih banyak bertahan dengan formasi 4-1-4-1. Skema La Albiceleste yang biasanya agresif kali ini terlihat reaktif menghadapi sirkulasi bola tim Matador.
Momen penentu tiba pada menit ke-42. Marcos Llorente melepaskan umpan matang yang langsung disambar Baena. Dengan eksekusi tenang, gelandang serang itu menjebol gawang Fernando Muslera dan mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk Spanyol. Gol tersebut menjadi hadiah atas kesabaran Spanyol membangun serangan.
Memasuki babak kedua, Bielsa langsung melakukan perombakan. Nicolas de la Cruz dimasukkan menggantikan Manuel Ugarte saat jeda, disusul masuknya kiper Sergio Rochet menggantikan Muslera di menit ke-46. Namun pada menit yang sama, Baena justru mengoleksi kartu kuning akibat aksi holding atau menahan lawan, menandai dimulainya babak yang penuh ketegangan.
Uruguay mencoba bangkit dengan tensi tinggi, tetapi disiplin mereka mulai goyah. Jonathan Sanabria diganjar kartu kuning pada menit ke-54 karena melakukan tripping atau menjegal lawan. Empat menit berselang, Guillermo Varela menyusul ke buku catatan wasit setelah terbukti melakukan elbowing alias menyikut pemain Spanyol. Bielsa merespons dengan memasukkan Federico Vinas menggantikan Federico Valverde di menit ke-57 demi menambah daya gedor.
De la Fuente tak tinggal diam. Pada menit ke-60, ia memasukkan Fabian Ruiz dan Dani Olmo menggantikan Pedri serta Mikel Merino untuk menyegarkan lini tengah. Baena yang sudah mengantongi kartu kuning ditarik keluar pada menit ke-66, digantikan Yeremi Pino sebagai langkah pengamanan. Nico Williams dan Ferran Torres juga masuk di menit ke-76, menggantikan Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal.
Meski mendominasi, Spanyol tidak mampu menambah gol. Statistik tembakan menunjukkan keseimbangan tipis, dengan Uruguay melepaskan lima percobaan dan satu mengarah ke gawang, sementara Spanyol enam tembakan dengan satu tepat sasaran. Penguasaan teritori Spanyol terlihat dari raihan enam sepak pojok, berbanding satu milik Uruguay.
Laga semakin memanas di masa injury time. De la Cruz mendapat kartu kuning pada menit 90+3 akibat tripping, sebelum drama puncak terjadi. Agustin Canobbio diusir keluar lapangan dengan kartu merah pada menit 90+5 setelah melakukan serious foul atau pelanggaran serius. Uruguay pun harus menutup pertandingan dengan sepuluh pemain.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Uruguay yang tampil dengan 14 pelanggaran, sama banyak dengan lawannya. Kedisiplinan menjadi catatan kelam Bielsa, sementara De la Fuente boleh berbangga atas kemenangan efisien yang menegaskan kematangan Spanyol di panggung Piala Dunia 2026.



๐ฌ Komentar (0)