⚽ Senin, 20 Juli 2026
2BABAK.Sepak Bola Indonesia & Dunia
Piala Dunia

Zidane ke Prancis: Warisan Emas atau Beban Mahaberat yang Menunggu Meledak?

๐Ÿ•’ 12 jam lalu BARU ยท โœ๏ธ Redaksi 2Babak ยท ๐Ÿค– Dibantu AI
Zidane ke Prancis: Warisan Emas atau Beban Mahaberat yang Menunggu Meledak?

Kami akui, ada sensasi romantis melihat Zinedine Zidane akhirnya duduk di kursi yang selama bertahun-tahun dia tunggu dengan sabar. Tapi izinkan kami jadi suara yang tidak ikut euforia: menerima Timnas Prancis dari tangan Didier Deschamps bukanlah warisan mewah, melainkan bom waktu berbalut medali.

Faktanya singkat saja. Piala Dunia 2026 menjadi laga perpisahan Deschamps, dan menurut laporan Fabrizio Romano yang dikutip Bola.com, Zidane sudah mencapai kesepakatan verbal dengan FFF untuk mengambil alih setelah turnamen, dengan proyeksi memimpin hingga Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.

Kenapa Kami Justru Waswas

Deschamps meninggalkan warisan yang menyakitkan untuk diikuti. Dalam 14 tahun ia meraih Piala Dunia 2018, final Euro 2016, final Piala Dunia 2022, plus Nations League. Itu bukan standar, itu jebakan. Publik Prancis tidak akan memberi Zidane masa bulan madu. Kalah di fase grup Euro 2028 dan narasinya langsung berubah dari legenda ke kambing hitam.

Yang orang lewatkan: Zidane belum pernah melatih di level internasional. Ritme timnas berbeda total dari klub. Di Real Madrid ia bisa membeli solusi setiap Januari dan Juli. Di timnas, ia terkunci dengan materi yang ada dan hanya punya jendela latihan pendek. Kelebihannya di klub, yaitu manajemen ruang ganti bintang, memang relevan buat mengurus ego skuad sekelas Kylian Mbappe, tapi itu tidak otomatis menerjemah jadi taktik brilian dalam siklus tiga tahun.

Kami setuju satu hal: pilihan FFF ini cerdas secara politis. Butuh figur yang dihormati seantero negeri untuk menahan tekanan pers Prancis yang brutal. Tidak ada yang lebih kebal kritik awal ketimbang Zizou. Namun aura tidak memenangkan pertandingan.

Prediksi kami: Zidane akan disambut bak mesias, memulai dengan hasil manis di kualifikasi, lalu diuji habis-habisan begitu bertemu lawan sepadan di Euro 2028. Generasi Mbappe cukup berbakat untuk membuatnya terlihat jenius, atau cukup labil untuk membuatnya cepat gosong. Kami memilih menahan tepuk tangan sampai bola benar-benar bergulir.

Kabar kesepakatan ini dilaporkan Fabrizio Romano dan dihimpun dari Bola.com serta Goal; foto Zidane via AFP.

Reaksimu:

๐Ÿ’ฌ Komentar (0)

โ† Kembali ke daftar berita

๐Ÿ“ฐ Berita Lainnya